Rabu, 06 April 2011

PEWARNAAN GRAM


LAPORAN PEWARNAAN GRAM

Tujuan :
a. dapat melakukan pewarnaan Gram
b. dapat mengidentifikasi bakteri biakan, berdasarkan sifat  pewarnaan Gram
 Dasar Teori :
Metode pengecatan pertama kali ditemukan oleh Christian Gram pada tahun 1884. Dengan metode ini, bakteri dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu bakteri gram positif dan gram negatif yang didasarkan dari reaksi atau sifat bakteri terhadap cat tersebut. Reaksi atau sifat bakteri tersebut ditentukan oleh komposisi dinding selnya sehingga pengecatan gram tidak bisa dilakukan pada mikroorganisme yang tidak mempunyai dinding sel seperti Mycoplasma sp. (Dwijoseputro, 2003).    
Pewarnaan Gram termasuk pewarnaan diferensial karena dapat di gunakan untuk membedakan Gram negative dan Gram positif. Pewarnaan ini sering di gunakan dalam klasifikasi dan identifikasi bakteri. Komposisi dinding sel bakteri Gram positif berbeda dengan Gram negative sehingga reaksi pewarnaan Gram berbeda. Perwarnaan Gram menggunakan Gram A (cat Kristal violet), Gram B (Lyugol iodine), Gram C (etanol : aseton = 1:1), Gram D (cat safranin). Hasil reaksi pewarnaan Gram , bakteri Gram positif berwarna violet dan bakteri Gram negative berwarna merah.
Gram-positif adalah bakteri yang mempertahankan zat warna kristal violet sewaktu proses pewarnaan Gram sehingga akan berwarna biru atau ungu di bawah mikroskop. Bakteri gram-negatif adalah bakteri yang tidak mempertahankan zat warna kristal violet sewaktu proses pewarnaan Gram sehingga akan berwarna merah bila diamati dengan mikroskop. . Dinding sel bakteri Gram negatif mempunyai susunan kimia yang lebih rumit dari pada bakteri Gram positif. Perbedaan klasifikasi antara kedua jenis bakteri ini terutama didasarkan pada perbedaan struktur dinding sel bakteri.
Bakteri yang digolongkan dalam jenis bakteri gram negatif memiliki lapisan membran yang selapis saja, sedangkan bakteri gram positif memiliki membran yang agak tebal sehingga dapat hidup pada keadaan lingkungan yang ekstrim, seperti pH yang rendah, suhu tinggi dan lain sebagainya Perbedaan dasar antara bakteri gram positif dan negatif adalah pada komponen dinding selnya. Kompleks zat iodin terperangkap antara dinding sel dan membran sitoplasma organisme gram positif, sedangkan penyingkiran zat lipida dari dinding sel organisme gram negatif dengan pencucian alcohol memungkinkan hilang dari sel.
Alat dan Bahan :
1.    Objek gelas, Lampu spiritus, Mikroskop
2.    Jarum Ose / Jarum sengkelit
3.    Aquadest steril
4.    Biakan Murni : Staphylococus aureus, bacillus subtilis
5.    Larutan Gram A, B, C, D




Cara Kerja :
a)    Bersihkan gelas Benda dengan alcohol agar bebas lemak
b)    Buat preparat smear dari biakan yang ada secara aseptic
c)    Preparat smear tersebut dikeringkan di udarakan
d)    Lakukan fiksasi d atas lampu spiritus
e)    Letakan preparat smear pada rak pengecatan lalu tetesi dengan 2-3 tetes cat utama (Gram A) dan di diamkan 1 menit.
f)     Cuci dengan air mengalir dan tiriskan
g)    Tetesin dengan larutan Mordan (Gram B) dan diamkan 1 menit
h)   Cuci dengan air mengalir dan tiriskan
i)     Tetesan dengan larutan Gram C dan biarkan 30 detik
j)     Cuci dengan air mengalir dan tiriskan
k)    Tetesi dengan cat penutup ( Gram D) dan didiamkan 1 menit
l)     Cuci dengan air mengalir dan di tiriskan
m)  Preparat dikeringkan udarakan dan ditiriskan atau serap dengan kertas serap air yang tersisa pada permukaan preparat
n)   Amati preparat dengan perbesaran kuat (pakai minyak imersi) menggunakan mikroskop.
o)    Gambar hasil peengecatan dan beri keterangan bentuk, susunan dan warna serta sifat reaksi Gram.
Data Pengamatan :
Preparat :
 -    Bakteri            :  Bacillus Sp
 -    Bentuk Sel      :  Batang
 -    Susunan Sel   :  Menyebar
 -    Pewarnaan     :  Gram A, B, C, D
 -    Cat yang digunakan :Crital Violet
 -    Sifat Gram Bakteri   :  Negatif
 -    Warna Sel            :      Ungu     



Evaluasi :
1.    Sebutkan perbedaan Bakteri Gram positif dan Gram Negatif.?
Jawab :     - Gram-positif adalah bakteri yang mempertahankan zat warna kristal violet sewaktu proses pewarnaan Gram sehingga akan berwarna biru atau ungu di bawah mikroskop.
                   - Gram-negatif adalah bakteri yang tidak mempertahankan zat warna kristal violet sewaktu proses pewarnaan Gram sehingga akan berwarna merah bila diamati dengan mikroskop.
2.    Sebutkan fungsi dari Gram A, B, C, D ?
Jawab :       -  Cat Gram A berwarna ungu (kristal violet).  Cat Gram A merupakan cat primer yang akan memberi warna mikroorganisme target.  Pada saat diberi cat ini, semua mikroorganisme akan berwarna ungu sesuai warna cat 
-  Cat Gram B berwarna coklat.  Cat Gram B merupakan cat Mordan, yaitu cat atau bahan kimia yang berfungsi memfiksasi cat primer yang diserap mikroorganisme target.  Akibat pemberian cat Gram B, maka pengikatan warna oleh bakteri akan lebih baik (lebih kuat).
- Cat Gram C tidak berwarna.  Cat ini berfungsi untuk melunturkan cat sebelumnya.  Akibat pemberian cat C akan terjadi 2 kemungkinan :
                                  i.    Mikroorganisme (bakteri) akan tetap berwarna ungu, karena tahan terhadap alkohol.  Ikatan antara cat dengan bakteri tidak dilunturkan oleh alkohol.  Bakteri yang bersifat demikian disebut bakteri Gram positif.
                                ii.    Bakteri akan tidak berwarna, karena tidak tahan terhadap alkohol.  Ikatan antara cat dengan bakteri dilunturkan oleh alkohol.  Bakteri yang bersifat demikian dikelompokkan sebagai bakteri Gram negatif.
- Cat ini berwarna merah.  Cat ini merupakan cat sekunder atau kontras.  Cat ini berfungsi untuk memberikan warna mikroorganisme non target.  Cat sekunder mempunyai spektrum warna yang berbeda dari cat primer.  Akibat pemberian cat Gram D, akan terjadi 2 kemungkinan :
Bakteri Gram positif akan tetap berwarna ungu, karena telah jenuh mengikat cat Gram A sehingga tidak mampu lagi mengikat cat Gram D. 
Bakteri Gram negatif akan berwarna merah, karena cat sebelumnya telah dilunturkan oleh cat Gram C maka akan mampu mengikat cat Gram D.
3.    Sebutkan factor – factor yang mempengaruhi hasil pengecatan Gram ?
Jawab :     -    Umur biakan, Fiksasi,
                   -    pada pengecatan Gram A yang kurang sempuna Cat kurang  diserap oleh bakteri, sehingga memungkinkan yang sebenarnya jenis Bakteri Gram Positif berwarna Violet, menjadi berwarna merah karena menyerap Gram D. sewaktu pewarnaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar